Thursday, 2 October 2014

Obat HIV/AIDS telah di depan mata !

Senyawa pembunuh virus HIV telah ditemukan. Para ilmuwan telah mengumumkan adanya temuan senyawa pembunuh virus HIV yang ganas itu. Zhilei Chen, asisten profesor di A&M University di Texas yang berkolaborasi dengan Scripps Research Institute, menghasilkan penelitian besar dengan menemukan senyawa PD 404,182 yang bisa membunuh virus HIV, penyebab AIDS. Penemuannya dipublikasikan di jurnal American Society of Microbiology bulan ini. “Ini adalah senyawa kecil bersifat virusidal, artinya punya kemampuan membunuh virus, dalam hal ini adalah HIV. Pada dasarnya, virus ini bekerja dengan membuka virus,” kata Chen seperti dikutip Medical Xpress.
Penemuan bahwa senyawa ini bisa membunuh virus HIV sebenarnya tak sengaja. Mulanya, Chen hendak menguji keefektifan PD 404,182 untuk melawan virus Hepatitis C. Tapi setelah mencobanya pada HIV, ternyata senyawa itu bekerja lebih efektif.
Dengan penemuan ini, Chen yakin bahwa senyawa tersebut bisa dikembangkan untuk upaya preventif, misalnya dalam bentuk gel vagina yang berguna mencegah infeksi HIV lewat hubungan seksual. Chen membuktikan bahwa ketika kontak dengan cairan vagina, senyawa ini akan tetap efektif.
Karena menyerang bagian dalam kapsul virus, bukan membrannya, Chen juga yakin senyawa ini aman dipakai manusia. Mayoritas senyawa virusidal bekerja pada membran luar kapsul virus yang karakteristiknya hampir serupa dengan membran sel manusia sehingga bisa merusak. Kapan akan diproduksi massal belum ada berita kejelasan nya.
Quote:Benin, Nigeria (ANTARA News) - Pengelola University of Benin (UNIBEN) di Nigeria, di Ibu Kota Negara Bagian Edo di wilayah selatan negeri tersebut, Selasa (8/1) mengumumkan penemuan obat herbal baru yang dapat mengalahkan HIV dan AIDS.
Dekan School of Basic Medical Sciences, UNIBEN, Isaiah Ibeh, mengungkapkan temuan obat herbal tersebut kepada wartawan.
Ia mengatakan obat itu telah menjalani serangkaian ujicoba yang berhasil di laboratorium dan oleh ahli medis di Nigeria serta Amerika Serikat.
"Kami sedang membuat sejarah, dalam pengertian bahwa kami tampaknya memiliki sesuatu yang akan secara permanen mengobati apa yang selama ini kelihatanya telah mengalahkan semua solusi," katanya.
"Kami berbicara tentang temuan paling akhir obat oral yang dibuat dari ekstrak tanaman di Nigeria untuk mengobati wabah, HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome)," kata Ibeh sebagaimana dikutip dari Xinhua.
Penelitian mengenai proyek itu telah dimulai pada 2010 dan mencapai puncaknya dengan pengembangan obat cair yang dikenal dengan nama Deconction X (DX) atau Bioclean 11, untuk mengobati HIV/AIDS.
"Obat retrovirus yang ada merupakan obat campur-tangan buat penanganan AIDS, tapi temuan baru kami adalah obat yang mungkin berhasil," ia menambahkan.
Menurut Ibeh, universitasnya telah berusaha meneliti obat herbal lebih dulu serta analisis toksiologinya.
"Ini berarti jika hewan atau manusia terpajan padanya, mereka takkan menderita bahaya serius sama sekali dari pajanan tersebut," katanya.
"Obat tersebut telah memperlihatkan hasil baik pada pasien yang terserang virus HIV dan telah memperlihatkan bukti mengenai pemulihan total jaringan yang rusak. Hasilnya memperlihatkan peningkatan berat tubuh orang yang menggunakan DX," kata Ibeh.
Spoiler for HIV Aids

0 komentar:

Post a Comment

Terimah Kasih Telah Berkomentar